Kamis, 16 Mei 2013

Jenis Dan Alat Untuk Menimalisir Terjadinya Kecelakaan Kerja

JENIS KECELAKAAN KERJA DAN ALAT UNTUK MENIMALISIR TERJADI KECELAKAAN KERJA

  1. Bahaya Listrik

          Setiap Perumahan pasti menggunakan listrik baik untuk penerangan ataupun untuk keperluan rumah tngga lainnya.biasanya penggunaan arus listrik di perumahan sangatlah ceroboh sehingga sering tersengat arus listrik. hal ini sering terjadi pada anak-anak ataupun orang dewasa, upaya untuk mencegah supaya tidak tersengat arus listrik seperti di bawah.

Upaya Antisipasi Penanganan 

    Upaya Antisipasi Penanganan terhadap bahaya listrik antara lain :

1. Kabel listrik yang sudah tidak mempunyai kulit bagian terluar maka harus segera diganti
2. Hindari listrik dari jangkauan anak-anak
3. Peralatan elektronik harus mendapat perlindungan khusus
4. Daya yang di pakai tidak boleh melebihi kapasitas semestinya
5. Tidak boleh ada tempat penyimpanan bahan bakar yang mudah terbakar dekat peralatan elektronik.

Alat
  1. sandal
  2. test pen
  3. gelang tastis 
Read More ->>

Hal Yang Dilakukan Saat Terjadi Kebakaran Lokal

Hal Yang Dilakukan Saat Terjadi Kebakaran Lokal
  • Kita harus menyiapkan pasir yang basah, apa bila terjadi kebakaran lokal kita bisa meyiram api dengan pasir yang sudah basah
  • Kita harus mempunyai kain yang basah/lembab, apa bila terjadi kebakaran lokal kita bisa menimpa api dengan kain ini
  • kita harus menyingkirkan bahan yang mudah terbakar dan menjauhkan sumber api
  • kunci utamanya adalah kita tidak boleh panik agar tidak terjadi kebakaran yang semakin besar
Read More ->>

Hal Yang Dilakukan Saat Ada Komputer Yang Terjadi Bocor Listrik

Hal Yang Dilakukan Saat Ada Komputer Yang Terjadi Bcor Listrik
  • Kita harus mengambil kabel kemudia sambungkan kabel kekomputer yang terjadi bocor listrik
  • langkah selanjutnya kita harus memasukkan kabel kedalam tanah
  • lalu kita harus membasahkan tanah yang sudah ada kebel yang sudah di sambungkan kekomputer yang terjadi bocor listrik, kita juga bisa meletakkan kabel di dekat jendela atau pintu rumah kita, hal ini dapat mencegah terjadinya kemalingan karna tanah yang sudah di basahi tadi menimbulkan aliran listrik yang cukup kuat.
Read More ->>

Peralatan Seorang Tekhnisi

ALAT-ALAT YANG HARUS DIMILIKI SEORANG TEKHNISI
  1. OBENG, Berguna untuk membongkar dan merakit komputer
  2. PENGHAPUS, berguna untuk menghapus RAM yang kotor
  3. GELANG ANTI STATIS, berguna agar kita tidak tersengat aliran listrik pada saat kita memperbaiki aliran listrik yang rusak
  4. TANG KRIPING, berfungsi untuk memotong atau mengupas kulit kabel
  5. HELM, berguna untuk melindungi kepala saat kita terjatuh dari ketinggian
  6. SABUK PENGAMAN, berguna untuk agar kita tidak jatuh langsung ketanah
  7. MASKER, berguna untuk agar kita tidak menghirup bahan kimia berbahaya
  8. SANDAL, berfungsi untuk alas kaki agar tidak kontak langsung dengan lantai
  9. KACA MATA, berfungsi untuk melindungi mata pada saat terjadi ledakan bahan yang mengandung zat kimia berbahaya.

Read More ->>

Tujuan K3LH

TUJUAN K3LH
  1. Agar kita memahami tanda peringatan yang ada di lingkungan sekitar kita
  2. Agar dapa mencegah terjadinya kecelakaan kerja
  3. Mencegah terjadinya kebakaran yang di timbulkan akibat kelalaian kita sendiri
  4. Dapat menolong diri saat terjadi kebakaran
  5. Agar tidak panik saat terjadi kebakaran
  6. Dapat memberi pertolongan saat terjadi kecelakaan kerja
  7. Dapat mencegah terjadinya ledakan bahan kimia
  8. Dapat mencegah,mengurngi,dan menghindari suatu kecelakaan saat bekerja
  9. Menjaga kebersihan lingkungan di sekitar tempat kerja
  10. Mencegah kita agar tidak terkena aliran listrik
Read More ->>

Jumat, 26 April 2013

Kesehatan,Keselamatan kerja Dan Lingkungan Hidup

Kesehatan dan keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup

(K3LH)


Standar Kompetensi:
Menerapkan Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH)
Kompetensi Dasar:
Silabus, SK, KD, Materi Belajar
Kesehatan dan Keselamatn Kerja

Pengertian K3:


Ø  Keselamatan yang berkaitan dengan mesin, pesawat alat kerja, bahan dan proses pengolahannya, tempat kerja dan lingkungannya serta cara-cara melakukan pekerjaan.

Ø  Sarana utama untuk pencegahan kecelakaan, cacat, dan kematian sebagai akibat dari kecelakaan kerja

Tujuan K3

Ø  Melindungi tenaga kerja atas hak keselamatannya dalam melakukan pekerjaan untuk kesejahteraan hidup dan meningkatkan produksi dan produktivitas nasional

Ø  Menjamin keselamatan setiap orang lain yang berada di tempat kerja tersebut

Ø  Memeliharan sumber produksi agar dapat digunakan secara aman dan efisien

Pengertian Kecelakaan

Ø  Kejadian yang tidak terduga (tidak ada unsur kesengajaan) dan tidak diharapkan karena mengakibatkan kerugian, baik material maupun penderitaan bagi yang mengalaminya.

Ø  Sabotase atau kriminal merupakan tindakan di luar lingkup kecelakaan yang sebenarnya

Kerugian akibat kecelakaan Kerja

Ø  Kerusakan

Ø  Kekacauan Organisasi

Ø  Keluhan dan Kesedihan

Ø  Kelaianan dan Cacat

Ø  Kematian

Klasifikasi Kecelakaan
 Ø  Menurut jenis kecelakaan

a.  Terjatuh
b.  Tertimpa benda jatuh
c.  Tertumbuk atau terkena benda
d.  Terjepit oleh benda
e.  Gerakan yang melebihi kemampuan
f.   Pengaruh suhu tinggi
g.  Terkena sengatan arus listrik
h.  Tersambar petir
i.   Kontak dengan bahan-bahan berbahaya
j.   Lain-lain

 Klasifikasi Kecelakaan (2)
 Ø  Menurut sumber atau Penyebab Kecelakaan

a.  Dari mesin
b.  Alat angkut dan alat angkat
c.  Bahan/zat erbahaya dan radiasi
d.  Lingkungan kerja

Klasifikasi Kecelakaan (3)

 Ø  Menurut Sifat Luka atau Kelainan

a.  Patah tulang, memar, gegar otak, luka bakar, keracunan mendadak, akibat cuaca, dsb

Pencegahan KecelakaanØ  Kecelakaan dapat dihindari dengan:

a.  Menerapkan peraturan perundangan dengan penuh disiplin
b.  Menerapkan standarisasi kerja yang telah digunakan secara resmi
c.  Melakukan pengawasan dengan baik
d.  Memasang tanda-tanda peringatan
e.  Melakukan pendidikan dan penyuluhan kepada masyarakat
Penanggulangan Kecelakan

Ø  Penanggulangan Kebakaran

Ø  Penanggulangan Kebakaran akibat Instalasi Listrik dan Petir

Ø  Penanggulangan Kecelakaan di dalam lift

Ø  Penanggulangan Kecelakaan terhadap zat berbahaya

Penanggulangan Kebakaran


Ø  Jangan membuang puntung rokok yang masih menyala di tempat yang mengandung bahan yang mudah terbakar

Ø  Hindarkan sumber-sumber menyala di tempat terbuka

Ø  Hindari awan debu yang mudah meledak

Perlengkapan Pemadam Kebakaran
 Ø  Alat-alat pemadam kebakaran dan penanggulangan kebakaran tersiri dari dua jenis:

a. Terpasang tetap di tempat
b. Dapat bergerak atau dibawa
Alat pemadam kebakaran yang terpasang tetap

Ø  Pemancar air otomatis

Ø  Pompa air

Ø  Pipa-pipa dan slang untuk aliran air

Ø  Alat pemadam kebakaran dengan bahan kering CO2 atau busa

Penanggulangan kecelakaan akibat Instalasi Listrik dan Petir

Ø  Buat instalasi listrik sesuai dengan aturan yang berlaku

Ø  Gunakan sekering MCB sesuai dengan ukuran yang diperlukan

Ø  Gunakan kabel yang berstandar keamanan yang baik

Ø  Ganti kabel yang telah usang atau acat pada instalasi atau peralatan listrik lain

Ø  Hindari percabangan sambungan antar rumah

Ø  Lakukan pengukuran kontinuitas penghantar, tahanan isolasi, dan tahanan pentanahan secara berkala

Ø  Gunakan instalasi  penyalur petir sesuai standar

Penanggulangan Kecelakaan di dalam Lift

Ø  Pasang rambu-rambu dan petunjuk yang mudah dibaca oleh pengguna jika terjadi keadaan darurat

Ø  Jangan memberi muatan lift  melebihi kapasitasnya

Ø  Jangan membawa sumber api terbuka di dalam lift

Ø  Jangan merokok dan membuang puntung rokok di dalam lift

Ø  Jika terjadi pemutusan aliran listrik, maka lift akan berhenti di lantai terdekat dan pintu lift segera terbuka sesaat setelah berhenti. Segera keluar dari lift dengan hati-hati

Penanggulangan Kecelakaan terhadap Zat Berbahaya

Ø    Pengertian bahan berbahaya:

Bahan-bahan yang selama pembuatannya, pengolahannya, pengangkutannya, penyimpanannya dan penggunaannya dapat menimbulkan iritasi, kebakaran, ledakan, korosi, mati lemas, keracunan, dan bahaya-bahaya lainnya terhadap gangguan kesehatan orang yang bersangkutan dengannya atau menyebabkan kerusakan benda atau harta kekayaan.

Jenis bahan berbahaya

Ø  Bahan-bahan eksplosif

Ø  Bahan-bahan yang mengoksidasi

Ø  Bahan-bahan yang mudah terbakar

Ø  Bahan-bahan beracun

Ø  Bahan korosif

Ø  Bahan-bahan radioaktif

Tindakan Pencegahan

Ø  Pemasangan label dan tanda peringatan

Ø  Pengolahan, pengangkutan dan penyimpanan harus sesuai dengan ketentuan dan aturan yang ada

Ø  Simpanlah bahan-bahan berbahaya di tempat yang memenuhi syarat keamanan bagi penyimpanan bahan tersebut

Simbol-simbol Tanda Bahaya

 Ø  Bahaya ledakan

 Ø  Bahaya oksidasi

 Ø  Bahaya kebakaran

 Ø  Bahaya beracun

 Ø  Bahaya pencemaran lingkungan

 Ø  Bahaya iritasi

 Ø  Bahaya radiasi ion

Pendekatan Keselamatan Lain

Ø  Perencanaan

Ø  Ketatarumahtanggaan yang baik dan teratur:

 a.  Menempatkan barang-barang di tempat yang  semestinya
 b.  Menjaga kebersihan lingkungan dari bahan berbahaya
Ø  Pakaian Kerja
Ø  Peralatan Perlindungan Diri

Bentuk dan Warna untuk Simbol Keselamatan

Pakaian Kerja

Ø  Hindari pakaian yang terlalu longgar, banyak tali, baju berdasi, baju sobek, kunci/gelang berantai jika bekerja pada mesin-mesin yang bergerak

Ø  Hindari pakaian dari bahan seluloid jika bekerja pada bahan yang mudah meledak/terbakar

Ø  Hindari membawa atau menyimpan di kantong baju barang-barang yang runcing, benda tajam, bahan mudah terbakar

Peralatan Perlindungan Diri

Ø  Kacamata

Ø  Sepatu

Ø  Sarung Tangan

Ø  Helm Pengaman

Ø  Alat Pelindung telinga

Ø  Alat perlindungan paru-paru

Ø  Alat perlindungan lainnya

Organisasi Keselamatan Kerja

Ø  Tujuan utama: mengurangi tingkat kecelakaan, sakit, cacat dan kematian akibat kerja, dengan lingkungan kerja yang sehat, bersih, aman dan nyaman

Ø  Di Amerika, organisasi keselamatan kerja bagi pekerja swasta dibentuk dibawah OSHA

Ø  Di Indonesia, dibentuk di bawah Direktorat Pembinaan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Tugas dari dwi anshori yg di kerjakan

OLEH

RUDI YANSYAH

Read More ->>

Statistik

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

Blogger news

About

Blogroll